Masalah gigi tanggal bisa sangat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Selain itu, gigi ompong juga bisa mengurangi kepercayaan diri, terutama saat tersenyum. Kondisi gigi ompong merujuk pada kondisi gigi yang hilang atau tanggal dari rahang, baik itu satu gigi maupun lebih sehingga menyebabkan kekosongan di antara barisan gigi.
Gigi ompong tidak hanya bisa terjadi akibat pertambahan usia, tapi juga faktor-faktor lain yang menyebabkan kehilangan gigi. Maka dari itu, penting untuk mengetahui penyebab gigi ompong agar kondisi ini dapat dicegah atau dirawat sedari dini.
Penyebab Gigi Ompong
Penyebab gigi ompong dapat sangat bermacam-macam, dari kebiasaan makan hingga kurangnya perawatan gigi yang baik bisa menjadi salah satunya. Berikut ini beberapa faktor penyebab gigi ompong.
1. Faktor Penyakit Kronis Tertentu
Gigi ompong bisa disebabkan oleh beberapa penyakit kronis, seperti penyakit paru kronis (COPD), diabetes, penyakit jantung, atau artritis. Kondisi ini meningkatkan risiko kerusakan gigi dan penyakit gusi yang menjadi pemicu utama seseorang kehilangan gigi.
2. Faktor Pola Makan
Pola makan yang tinggi gula atau asam bisa meningkatkan risiko gigi ompong. Makanan dan minuman tersebut bisa merusak lapisan email gigi dan memicu kerusakan gigi, seperti pembusukan atau lubang yang membuat gigi harus dicabut.
3. Faktor Kebiasaan Buruk
Kebiasaan buruk seperti merokok, mengunyah es, atau mengonsumsi minuman berwarna atau beralkohol berlebihan dapat membuat gigi bolong. Bahan kimia dalam rokok dan minuman beralkohol ini dapat menyebabkan kerusakan pada gigi Anda yang menyebabkan ompong.
Selain itu, menggeretakkan gigi (bruxism) saat tidur juga membuat gigi aus lebih cepat dan bisa menyebabkan gigi ompong. Jika Anda mempunyai kebiasaan tersebut, segera konsultasikan dengan dokter gigi untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
4. Faktor Usia
Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, 19% penduduk Indonesia mengalami gigi ompong. Prevalensi tertinggi terlihat pada kelompok usia di atas 65 tahun sebesar 30,6%, diikuti oleh kelompok usia 55-64 tahun dengan angka 29%. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk menjaga kesehatan gigi sejak muda agar terhindar dari masalah gigi ompong di masa tua.
5. Faktor Kesehatan dan Penyakit Biologis
Berdasarkan riset dari Dental Clinics of North America tahun 2019, gigi ompong terjadi karena proses penyakit biologis seperti karies gigi, penyakit periodontal, trauma, dan kanker mulut. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk menjaga kesehatan gigi sejak dini dan mencari perawatan yang tepat.
Solusi Gigi Ompong

Saat gigi ompong, tulang rahang akan kehilangan penopangnya dan sudah tidak menerima rangsangan dari aktivitas mengunyah. Hal ini menyebabkan tulang rahang menipis lebih cepat. Karena itu, gigi ompong tidak boleh dibiarkan terlalu lama tanpa diganti. Terdapat tiga jenis gigi tiruan yang biasa digunakan sebagai pengganti ompong, di antaranya:
1. Gigi Palsu Lepasan
Gigi palsu lepasan dapat digunakan untuk mengganti satu, beberapa, atau seluruh gigi yang hilang. Perawatan ini sering menjadi solusi awal, terutama untuk mengembalikan estetika pada area gigi depan. Bahan yang digunakan pun beragam, seperti logam, akrilik, valplast, dan thermoplast.
Kelebihan:
- Biaya relatif lebih terjangkau
- Proses pembuatan lebih cepat
- Dapat digunakan untuk kehilangan gigi sebagian maupun seluruhnya
Kekurangan:
- Perlu dilepas dan dibersihkan setiap hari
- Bisa terasa kurang stabil saat makan atau berbicara
2. Dental Bridge
Dental bridge menggantikan gigi yang hilang dengan mahkota gigi yang disangga oleh gigi di sebelah area ompong. Pada perawatan ini, gigi sebelah ompong perlu dikikis terlebih dulu untuk dijadikan penyangga crown.
Kelebihan:
- Tidak perlu dilepas-pasang
- Tampilan cukup natural
Kekurangan:
- Melibatkan pengikisan gigi penyangga
- Tidak menggantikan akar gigi yang hilang, sehingga tulang rahang di area tersebut tetap dapat mengalami penyusutan seiring waktu
3. Implan Gigi
Implan gigi adalah gigi palsu permanen yang bisa menggantikan akar dan mahkota gigi. Implan gigi memiliki tampilan dan fungsi yang menyerupai gigi asli bila dibandingkan kedua jenis gigi tiruan lain. Sekrup implan terbuat dari titanium yang aman untuk tubuh, serta kuat menahan tekanan saat mengunyah. Crown implan terbuat dari zirconia yang memberikan hasil natural.
Kelebihan:
- Lebih stabil saat makan dan berbicara
- Tidak bergantung pada gigi sebelah
- Membantu mempertahankan tulang rahang
Kekurangan:
- Proses pemasangan implan hingga crown memakan waktu beberapa bulan
Masing-masing gigi tiruan memiliki kelebihan dan kekurangannya. Namun, jika Anda mencari solusi gigi ompong permanen yang tahan lama dan menyerupai gigi asli, implan gigi solusinya. Anda dapat memasang implan gigi di Tanam, Dental Implant Center yang sudah menerapkan metode digital implant, sehingga pemasangan implannya minim bedah* dan lebih cepat.
Rekomendasi Klinik Tanam Gigi Terdekat
Cari tahu daftar alamat klinik Tanamterdekat di sekitar Anda, jika ingin berkonsultasi mengenai solusi gigi ompong terbaik dengan dokter gigi spesialis implan terbaik!
Klinik Tanam Gigi Pakubuwono
Temukan dokter gigi implan terbaik di Jakarta hanya di Tanam Gigi, perawatan implan gigi termurah dengan kualitas terbaik.
Alamat: Jl. Pakubuwono VI-71 Blok E.1 RT. 11 RW. 2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Klinik Tanam Gigi Surabaya
Mencari rekomendasi untuk implan gigi di Surabaya? Tanam Gigi hadir dan siap sedia memberikan solusi permanen terbaik untuk kondisi gigi ompong.
Alamat: Jl. Indragiri No.48-A, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya
Klinik Tanam Gigi Bali
Implan gigi terbaik di Bali dapat ditemukan di Tanam Gigi. Berikut lokasinya!
Alamat: Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
0 Comment
No Comments yet
Be the first to give a comment
Mungkin Anda Suka
Lokasi Klinik
Jl. Pakubuwono VI-71 Blok E.1 RT. 11 RW. 2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Jl. K.H. Wahid Hasyim No.47, Gondangdia, Jakarta Pusat
Jl. Boulevard Barat Raya Kav. 64, blok LC 7, RT.13/RW.7, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara
Ruko Metro Gallery, Jl. Pantai Indah Utara 2 Blok.8 No. CE, Penjaringan, Jakarta Utara
Komplek Ruko Sentral Niaga Puri Indah, Jl. Puri Molek B1 Blok T6, RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kembangan, Jakarta Barat 11610
Ruko Mendrisio, Jl. Boulevard iL Lago, BSD Raya Utama No.26 & 27, Serpong, Banten 15332
Jl. Indragiri No.48-A, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya
Paskal Hyper Square, Jl. Pasir Kaliki No.25-27 Blok A-38, Ciroyom, Kec. Andir, Kota Bandung
Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361